Okto Maniani dilarang bermain selama 6 bulan karena jahitan wasit

Okto Maniani dilarang bermain selama 6 bulan karena jahitan wasit

0 Comments 📁 Agen Bola, Agen Poker, Agen Togel, Bandar Bola, Berita Bola, Berita Piala Dunia, Hasil Piala Dunia, Judi Bola, Judi Togel, Keluaran Togel, Prediksi Bola, Prediksi Piala Dunia, Prediksi Togel, Skor Pertandingan Bola, Tips Bola, Tips Poker, Tips Togel 🕔22.September 2019
Okto Maniani dilarang bermain selama 6 bulan karena jahitan wasit



Sepak Bola Indonesia – Mantan pemain tim nasional Indonesia, Okto Maniani dikatakan telah menikam wasit dengan bendera hakim garis dalam kompetisi Liga 2 2019.
Berita mengejutkan datang dari mantan pemain tim nasional Indonesia Alfred Riedl pada 2010, Okto Maniani menikam seorang wasit menggunakan bendera hakim garis.
Atas tindakannya, Okto Maniani dilarang melakukan aktivitas dalam kegiatan sepakbola di PSSI selama enam bulan.
Menariknya, aksi itu tidak dilakukan oleh Okto sendiri, aksi penikaman itu dilakukan dengan pelatih Persopar Waropen, Carolina Ivak.

Komite Disiplin PSSI (Komdis) telah merilis hasil audiensi untuk tim dan individu, dari daftar hasil audiensi yang diadakan pada tanggal 18 dan 20 September 2019.
Dilaporkan oleh BolaStylo.com dari PSSI.org, Okto Maniani dan Carolina Ivak dihukum karena penganiayaan pertandingan yang sedang bertugas.
Kronologi Penusukan
Kejadian ini terjadi ketika Waropen Persewar mengunjungi markas Mitra Kukar, Stadion Rondong Demang, Kota Tenggarong, Kalimantan Timur, Jumat (6/9/2019).
Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Mitra Kukar, satu-satunya gol wayang dalam pertandingan itu dicetak oleh M Rafli Mursalim di menit tambahan babak kedua.
Merasa tidak puas dengan hasil ini, para pemain dan ofisial tim Warewen Persewar melakukan protes terhadap pengadilan di lapangan.
Okto Maniani adalah salah satu pemain yang memprotes keras wasit yang bertanggung jawab.
Dilansir dari Tribunnews, dia begitu geram mengambil bendera hakim garis yang terjebak di tepi lapangan dan langsung menusukkannya ke perut wasit.
Tidak hanya itu, pelatih kiper Mitra Kukar, Joice Sorongan, juga menjadi salah satu korban kerusuhan.
Hasil Sesi Komite Disiplin PSSI, 20 September 2019:
Resmi Persewar Waropen, Carolina Ivak
Nama kompetisi: League 2 2019
Pertandingan: Kukar FC vs mitra Persewar Waropen
Tanggal kejadian: 6 September 2019
Jenis pelanggaran: Pukul asisten wasit
Penalti: Pelarangan aktivitas dalam aktivitas sepakbola di PSSI selama enam bulan
Waropen Persewar, Oktiani Maniani
Nama kompetisi: League 2 2019
Pertandingan: Kukar FC vs mitra Persewar Waropen
Tanggal kejadian: 6 September 2019
Jenis pelanggaran: Menusuk pegangan bendera ke dalam perut wasit
Penalti: Pelarangan aktivitas dalam aktivitas sepakbola di PSSI selama enam bulan

.



Source link

No Comments

Sorry, No Comments, Yet !

There are no comments for this article at this moent, but you can be first one to leave a comment.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *